Dinar Insight
- Antara Mekanisme Pasar Yang Fitrah & Inflasi Yang Harus Dicegah
- Mungkinkah Harga Emas Akan Turun Terus Menerus Seperti Tahun 1980-an?
- Belajarlah Emas Walau Sampai Negeri China
- Paradox US$, Rupiah & Harga Emas
- Dan IMF-pun Mengajak Meninggalkan US$?
- Barter Di Ekonomi Modern, Mungkinkah?
- And The Winner Is?
- Elliot Wave Theory Dan Harga Emas Dunia
- Emas/Dinar Diantara Uang Kertas Yang Perkasa dan Yang Lunglai
- Dan Di Langit Terdapat Rizkimu Dan Apa Yang Dijanjikan Kepadamu
Dinar Tweet
Welcome to Usahadinar.com

Sudah beberapa hari ini harga emas mengalami penurunan dan puncaknya semalam ketika pasar internasional turun secara significant dari US$ 1,121/Oz ke angka US$ 1,108/Oz. Akibatnya pagi ini harga Dinar kembali turun mendekati angka Rp 1.4 juta lagi. Ini kabar baik bagi kita yang di Indonesia, bahwa uang kita masih bernilai baik – meskipun (mungkin) ini hanya bersifat jangka pendek.
Pada kesempatan ini saya ingin share data harga emas dalam Rupiah yang sudah terkumpul di system kami sejak 14 September 2007. Pada grafik disamping Anda akan lihat pergerakan naik turunnya harga emas harian, yang kurang lebih berimbang antara hari-hari dimana harga emas naik dan hari-hari dimana harga emas turun.
Read more: Antara Mekanisme Pasar Yang Fitrah & Inflasi Yang Harus Dicegah

Saya pernah menulis tentang Misery Index atau Index Kesengsaraan suatu negara yang diukur dengan empat komponen yaitu Inflasi, Pengangguran, Interest Rate dan GDP. Kali ini saya ingin meng-elaborate salah satu dari unsur yang menyengsarakan rakyat tersebut yaitu inflasi.
Banyak cara untuk mengukur inflasi, namun di negara maju sekalipun data inflasi dari pemerintah sering diragukan oleh rakyatnya. Di Amerika misalnya yang menganggap dirinya paling transparan, data inflasinya dibantah oleh seorang kakek-kakek John Williams dari Shadow Government Statistics.
Read more: Mungkinkah Harga Emas Akan Turun Terus Menerus Seperti Tahun 1980-an?










